Kamis, 16 Mei 2013

Derajat Wanita Dalam Islam

Sejak dahulu kaum wanita merasa penasaran akan derajatnya dengan kaum laki-laki. Pasalnya wanita yang lebih banyak melakukan pekerjaan rumah atau mengurus keluarga, dan mempertatuhkan nyawanya ketika melahirkan harus tunduk dan taat pada lelaki. hal ini pula pernah ditanyakan oleh beberapa wanita pada jaman Rasulullah SAW. misalnya dari kalangan Anshar yang diwakili Ummu Salamah dan Anisah Binti Ka'ab. mereka datang menemui Rasulullah SAW dan bertanya, "mengapa Allah menyebutkan laki-laki, tetapi tidak menyebutkan muslimah sedikitpun dalam kitab suci-Nya? dan kami kawatir kalau kami tidak bisa berbuat kebajikan." lalu Asma, salah satu muslimah yang saat itu merasakan kegelisahan mengenai derajat wanita dan laki-laki, sepulang dari habasyah beserta suaminya Ja'far bin Abi Thalib menemui istri-istri Rasulullah SAW, seraya bertanya "adakah ayat Al-Qur'an yang diturunkan berkenan dengan kita?." istri-istri Rasulullah menjawab, "tidak ada." tidak puas dengan jawaban yang diterimanya Asma pun menemui Rasulullah SAW dan bertanya, "Ya Rasulullah, sesungguhnya kaum muslimah berputus asa dan merugi!" Rasulullah SAW berkata, "apa sebabnya?" Asma menjawab,"karena kebaikan mereka tidak disebutkan dalam Al-Qur'an sebagaimana kaum laki-laki." kemudian turunlah keterangan, "wahai manusia, sesungguhnya Allah SWT berfirman dalam kitab-Nya, sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang memeluk islam, laki-laki dan perempuan yang beriman, laki-laki dan perempuan yang taat kepada Allah SWT, laki-laki dan perempuan yang berbuat benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, bagi mereka Allah telah menyediakan ampunan dan pahala yang besar." (QS.Al-Ahzab 33:35)."


Pertanyaan ini juga pernah ditanyakan oleh Ummu Salamah r.a kepada Rasulullah, "mengapa kami kaum muslimah tidak disebutkan keutamaanya dalam Al-Qur'an sebagaimana kaum laki-laki?" Rasulullah SAW, tidak segera menjawab, namun pada waktu lain saat beliau berdiri diatas mimbar. ketika itu Ummu Salamah sedang menyisir rambutnya. setelah selesai merapikan rambut, Ummu Salamah masuk salah satu kamar di rumahnya dan mendengar Rasulullah bersabda, " wahai manusia, sesungguhnya Allah SWT berfirman dalam kitap-Nya, sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang memeluk islam, laki-laki dan perempuan yang beriman, laki-laki dan perempuan yang taat kepada Allah, laki-laki dan perempuan yang berbuat benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatanya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, bagi mereka Allah telah menyediakan ampunan dan pahala yang besar(QS Al-Ahzab 33:35)." (HR Ahmad, Al-Nasa'i dan Al-Hakim). jadi sudah jelas Al-Qur'an memberi keterangan kepada wanita bahwa tidak ada perbedaan dengan laki-laki dalam usaha menggapai derajat tertinggi dalam agama, serta dalam memperoleh pahala serta ampunan dari Allah SWT. hal ini pun ditegas dalam pesan Rasulullah SAW seperti yang telah diriwayatkan oleh Aisyah r.a, "sesungguhnya kaum perempuan setara dengan kaum laki-laki." (HR Imam Ahmad, Abu Dawud, Al Darimi, dan idn Majah).

Selasa, 23 April 2013

Bahaya Makanan Haram

Diriwayatkan oleh Nu'man bin Basyir: "aku mendengar Rasulullah SAW bersabda (Nu'man menunjukan kedua jarinya ke kedua telinganya). 'sesungguhnya sesuatu yang halal itu sudah jelas, dan sesuatu yang haram itu sudah jelas, diantara keduanya terdapat suatu yang samar tidak diketahui oleh kebanyakan orang. siapa yang mencegah dirinya dari yang samar maka ia telah menjaga agama dan kehormatanya. dan siapa yang terjerumus pada hal yang samar maka ia telah jatuh pada yang haram. seperti seorang penggembala yang mengembala hewan ternaknya pada daerah terlarang, dikhawatirkan lambat laun akan jatuh kedalamnya. ketahuilah, setiap raja memiliki daerah terlarang, dan area larangan Allah adalah apa-apa yang telah diharamkan-Nya. ketahuilah, bahwa didalam tubuh terdapat segumpal daging, bila ia baik maka baiklah seluruh tubuh. namun jika is rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. ketahuilah, ia adalah hati." (HR.Bukhari dan Muslim)

Sebagaimana kehidupan yang hari ini kita berada didalamnya, maka memperhatikan kualitas dan kuantitas hidup itu sangatlah penting. dari sekian yang penting itu merupakan masalah asupan, yakni makanan yang masuk kedalam tubuh kita. memperhatikan makanan yang kita konsumsi itu di perintahkan oleh Allah SWT (QS. 'Abasa:24). karena susuatu yang kita makan itu sangat berpengaruh pada keadaan jiwa, pikiran dan perilaku kita, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat nanti. bukankah sudah jelas bahwa makanan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita tidak lain agar kita mendapatkan keridhoan-Nya, (QS.Al Insan:9). serta mengharapkan keberkahan dari makanan yang Allah berikan kepada kita, (HR. Achmad no.1244). sehingga dengan makanan itu hilanglah rasa lapar kita dan terhindar kita dari ketakutan (QS.Quraisy:4). maka Allah memerintahkan para Nabi dan Rasul untuk makan dari makanan yang baik-baik, kemudian mengerjakan amal yang shaleh, seiring dengan telah dihalalkanya yang baik-baik kepada kita semua. (QS. Al Mukminuun:51 ; QS. Al Maidah:5).
jangan sampai kita mengikuti kedzaliman orang-orang yang dilaknat oleh Allah SWT dari kalangan yahudi, yang suka mencampuradukan antara yang haram dan yang halal, dan selalu menghalangi kita untuk menjalankan syariat Allah SWT (QS. An Nisaa:160). seperti firman Allah SWT:  katakanlah: "tiadalah aku memperoleh wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakanya, kecuali makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya binatang itu kotor atau disembelih dengan nama selain Allah. barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang ia tidak menginginkanya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang." (QS.Al An'nam:145).
setiap saat dan setiap tempat kita dikelilingi oleh produk makanan dan obat-obatan haram. di rumah(karena kita tidak paham) di rumah makan, ditempat kerja, atau dimana saja tanpa sadar kita berhubungan langsung dengan makanan yang haram. bahkan yang disukai anak kita atau kita sendiri sungguh banyak yang bercampur dengan bahan-bahan haram yang seharusnya kita hindari. dari produk daging gelatin dan lesitin, keju dan whey, sea foods, buah-buahan, fast foods, junk foods, makanan suplemen, nakanan traditional, zat tambahan makanan, obat, kosmetik, vaksin sampai teknologi rekayasa genetika.

Bahaya makanan haram: 
1. tempat yang pantas adalah jahanam
"setiap daging, tulang, & darah yang tumbuh dalam tubuh kita berasal dari makanan yang haram, maka tempatnya adalah di neraka jahanam" (at- Tirmidzi dalam at-Targhiibu wa at-Tarhiib 3/17).
2. tidak terkabul do'anya dan amal kebajikannya diterima oleh Allah SWT
"duhai Sa'id, perbaikilah makananmu, niscaya kamu akan menjadi orang yang terkabul do'anya. demi Allah yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya orang memasukan sesuap makanan haram kedalam perutnya, maka tidak diterima amal kebajikanya selama 40 hari." (HR.Thabrani).
3. merusak agama
" barang siapa yang memelihara perutnya dengan sebaik-baiknya, berarti ia telah memelihara agamanya dengan baik". (Ibrahim bin Adham).
4. makanan haram bisa sebagai sumber berbagai penyakit
"berikanlah mas kawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mas kawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambilah) pemberian itu (sebagai makanan) yang hanii' (baik) lagi marii-a (baik akibatnya)." (QS.Nisa':4) Al Qurthubi menukilkan kata sebagian ulama tafsir bahwa maksud Allah Ta'ala: "Hanii' ialah yang baik lagi yang enak dimakan dan tidak memiliki efek negative. sedangkan marii-a ialah yang tidak menimbulkan efek samping pasca dimakan, mudah dicerna dan tidak menimbulkan penyakit atau gangguan." (tafsir Al Qurthubi 5:27). tentu saja makanan yang haram menimbulkan efek samping ketika di konsumsi. oleh karenanya, jika kita sering mengidap suatu penyakit, koreksilah kembali makanan kita. sesungguhnya yang baik tidaklah mendatangkan selain kebaikan.
tips menghindari makanan haram
1. cermati komposisi bahan
2. lindungi anak-anak kita dari jajanan sembarangan
3. periksa segel makanan
4. periksa lebel halal dan tanggal kadaluarsa
5. bila ingin makan daging, pilihlah sendiri sesuai dengan kaidah agama dan kesehatan
6. berhenti mengkonsumsi makanan instant
7. memasak sendiri jauh lebih baik dan terjamin

Muslimah yang Dicintai Allah

Diriwayatkan dari Aisyah r.a, bahwa suatu ketika pada saat Nabi Muhammad SAW masuk kedalam rumahnya yang ternyata di dalam rumah sudah ada Aisyah dengan seorang perempuan. kemudian Nabi Muhammad SAW bertanya, "siapakah muslimah ini?". "dia adalah Fulanah yang sangat terkenal dengan shalatnya, yakni dia yang banyak sekali melakukan shalat," Aisyah menjawab. Nabi Muhammad SAW bersabda, "lakukan apa yang kamu mampu melakukanya. demi Allah, Allah SWT tidak akan bosan sehingga kamu sendiri yang bosan." Aisyah berkata, "amalan agama yang senantiasa disenangi oleh-Nya ialah yang senantiasa dilakukan oleh pelakunya" (HR.Bukhari dan Muslim).

 Namun bagaimana dengan kita selaku muslimah, sudahkah melakukan amalan yang rutin? lakukanlah amalan yang baik dan sesuai dengan ajaran agama. terutama amalan yang selalu menambah nilai ibadah, seperti puasa senin dan kamis, shalat sunat hajat, tahajud, dhuha dan mengeluarkan zakat atau bersedekah ketika mendapatkan rezeki kepada mereka fakir miskin dan orang yang membutuhkannya. bukan sebaliknya, melakukan amalan yang bisa menjerumuskan kita kedalam perbuatan dosa dan penuh kesesatan. karena pada sebabnya godaan itu sangatlah besar, seperti misalnya godaan untuk melakukan amalan hang out di mall sambil membicarakan orang lain atau melihat sesuatu yang bukan haknya.chatting sambil melihat-lihat gambar yang tidak layak dilihat, cuap-cuap dijejaringan sosial yang sesungguhnya tidak ada manfaatnya, atau kumpul-kumpul arisan sembari pamer kepemilikan harta benda.
Al-Qur'an menjelaskan, sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW, bahwa perbuatan manusia disisi Allah itu mempunyai beberapa tingkatan. ada perbuatan yang paling mulia dan paling dicintai oleh Allah SWT. dari pada perbuatan lain yang hanya buang-buang waktu dan mmengundang maksiat dan dosa. selain ibadah yang bisa mendatangkan manfaat, ada juga beberapa kegiatan yang bisa kita lakukan setiap saat agar mendapatkan rahmat dan mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. sebagaimana firman-Nya,  "Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus masjidil haram, kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan beriman kepada hari kemudian serta berjihat di jalan Allah? mereka tidaklah sama disisi Allah, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim. orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihat di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya disisi Allah, dan itulah orang yang mendapat kemenangan (QS.At-Taubah 19:20)
Tidak ada kriteria, ukuran atau takaran amalan baik yang bisa dilakukan secara terus-menerus, yang jelas ukuranya ialah bahwa jenis pekerjaan atau aktivitas itu harus yang paling langgeng atau continue. dimana kita selaku muslimah bisa terus-menerus melakukanya dengan penuh rasa disiplin, niat tulus dan ikhlas, dan semata-mata demi Allah SWT. oleh karena itu, upayakan melakukan kegiatan yang mengandung unsur ibadah secara konsisten, sebagaimana yang dikatakan Rasulullah, "amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling langgeng(terus-menerus dilakukan) walaupun sedikit" (HR.Bukhari dan Muslim). sebagaimana juga dikatakan oleh Masruq, "aku bertanya kepada Aisyah r.a , amalan apa yang paling dicintai oleh Nabi Muhammad SAW?" Aisyah menjawab, "amalan yang langgeng(terus-menerus dilakukan" (HR. Bukhari dan Muslim).

Jumat, 12 April 2013

Pengaruh Kopi untuk Organ Reproduksi

Kopi merupakan jenis minuman yang sangat digemari, bahkan ada yang sampai kecanduan. ada yang sampai taraf bila tidak mengkonsumsi kopi kepala akan terasa berat, beberapa limbung dan sebagainya. si hitam yang konon bisa membuat mata bertahan hingga lama ini ternyata juga mempunyai dampak buruk yang kurang baik untuk kaum wanita. kopi kaya akan kandungan kafein, sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat sejauh mana efek dari kopi, terutama untuk kafein yang terkandung didalamnya bagi kesehatan termasuk kesehatan reproduksi.


 * kafein merupakan zat yang bersifat stimulan, yang akan memberikan efek bagi tubuh berupa peningkatan laju pernafasan, denyut jantung, tekanan darah, sakit kepala, pengeluaran hormon stres, menimbulkan rasa seperti terbakar pada lambung(terutama bagi penderita sakit lambung), meningkatkan pengeluaran energi pada tubuh selama beberapa jam, dan merangsang saluran cerna terutama dalam proses pembuangan.
* kafein juga bersifat diuretik, sehingga merangsang pengeluaran cairan yang lebih banyak dari tubuh, sehingga bisa menyebabkan terjadinya  anemia defisiensi besi.
* dari beberapa penelitian dikatakan bahwa selain efek negative ternyata kopi juga memberikan efek positif terhadap penyakit alzheimer, parkinson, dan kepikunan.
* namun mengenai kopi efek terhadap kelainan kehamilan, cacat pada janin, tingkat kesuburan, maupun kejadian penyakit kanker, sampai saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan adanya hubungan yang jelas.
* efek yang merugikan dari kafein akan semakin jelas bila kopi dikonsumsi lebih dari tiga cangkir dalam satu hari. seperti misalnya berkeringat banyak, berada dalam keadaan tegang, ketidak mampuan berkonsentrasi, kehilangan massa tulang pada wanita yang dapat berakibat terjadinya osteoporosis, dan terjadinya nyeri pada kista jinak payudara.
* konsumsi kopi yang masih bisa diperbolehkan dan tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan bagi kesehatan hanya sekitar mengkonsumsinya satu cangkir dalam sehari. 

Senin, 01 April 2013

Hukum Bersentuhan dengan yang Bukan Mahram

Para ulama sepakat bahwa menyentuh lawan jenis yang bukan mahram(orang yang bukan dinikahi) jika menimbulkan syahwat maka hukumnya adalah haram. begitu juga kalau khawatir akan menimbulkan fitnah, meskipun pada mahramnya sendiri maka ini juga dilarang. diantara dalil yang menjelaskan perihal tersebut, seperti hadist Rasul: "sesungguhnya kalaupun harus ditusuk dengan jarum besi dikepala seseorang, itu masih lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan halal baginya". (HR.Thabrani dan Baihaqi). akan tetapi pada kondisi sebaliknya, yaitu tanpa ada tujuan adanya syahwat atau nafsu, dan aman dari fitnah jika itu terjadi pada mahram, maka hukumnya mubah(boleh). bahkan, bisa menjadi wajib bila itu terjadi dalam keadaan darurat seperti seorang dokter yang mengobati pasienya. namun meski demikian, demi menjunjung tinggi nilai etika pergaulan dalam islam, terutama saat bergaul dengan lawan jenis, maka lebih baik untuk tidak melakukan kontak fisik secara langsung dengan yang bukan mahram, sebagai pertimbangan agar tidak terjadi fitnah yang bisa menimbulkan dosa.


Mengenai batal atau tidaknya wudhu' jika bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan merupakan mahram, disini ulama berbeda pendapat: 
1. Batal, dalam segala kondisi. baik itu sengaja atau tidak sengaja, bersyahwat atau tidak. jika ia menyentuhnya maka harus memperbarui wudhu' kembali. karena mereka memahami yang dimaksud dengan menyentuh disini adalah adanya sekedar kontak fisik antara kulit dengan kulit.
2.Tidak batal, dalam segala kondisi.baik itu disengaja, bersyahwat atau tidak. jika hanya bersentuhan kulit dengan yang bukan mahram, maka tidak perlu memperbarui wudhu'nya. karena mereka memahami yang disebut menyentuh disini adalah jima'(hubungan intim).
3. Batal jika disertai dengan syahwat. jika sentuhan itu menimbulkan syahwat, baik orang yang disentuh itu merupakan mahram atau bukan, anak-anak atau dewasa, yang masih hidup atau sudah mati maka wudhu'nya batal dan harus memperbarui wudhu'nya. namun, jika tidak menimbulkan syahwat maka tidak batal.
4. Batal jika ada unsur kesengajaan, terlebih lagi jika menimbulkan syahwat. artinya, meskipun tidak menimbulkan syahwat ketika bersentuhan namun karena adanya unsur kesengajaan maka wudhu'nya tetap batal.
dari keempat pendapat tersebut, boleh saja kita mengikuti salah satu diantaranya sesuai yang berlaku dalam masyarakat kita. namun, yang terbaik bagi kita adalah mengikuti pendapat yang pertama agar lebih berhati-hati. sebab kalaupun batal, bukan merupakan hal yang sulit untuk memperbarui wudhu' kembali. bahkan lebih utama karena sering berwudhu'. Wallahua'lam bisshawab.

Fiqih Kontemporer Merokok Dalam Islam

Dalam literatur fiqih islam klasik, masalah merokok tidak pernah ditulis. kemungkinan besar rokok pada jaman itu belum lagi dikenal. baru beberapa abad yang lalu peradaban manusia mengenal rokok. itu pun belum lagi diketahui sejauh mana tentang bahaya rokok bagi kesehatan. karena itu bila kita mengacu pada literatur klasik, maka tidak akan kita temukan pertanyaan dan jawaban mereka tentang rokok. sedangkan para ulama masa kini diantaranya Al-Banna dan lainya banyak berbicara tentang bahaya rokok dan melarang umat islam untuk mengkonsumsinya karena alasan yang sangat-sangat nyata. maka jika kita menela'ah fatwa ulama masa kini dalam masalah merokok, hampir diantara mereka seluruhnya melarang. jadi bila ada sementara tokoh agama yang masih tetap merokok, besar kemungkinan beliau belum lagi menela'ah fatwa para ulama masa kini tentang bahaya rokok. atau belum mendapat informasi yang akurat berkaitan dengan bahaya rokok tersebut. maka memang masih ada sementara kalangan yang membolehkannya atau sekedar memakruhkannya dan tidak sampai mengharamkannya.

 Mereka yang mengharamkan rokok, berangkat dari dalil umum tentang haramnya seseorang menceburkan diri sendiri kedalam kehancuran. misalnya firman Allah SWT: 
dan belanjakan di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.(QS.Al-Baqarah:195)
hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (QS.An-Nisa':29)
Tapi untuk memperdalam informasi bahaya rokok kami kutipkan beberapa informasi yang berkaitan dengan bahaya rokok untuk kesehatan. rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya berbahaya bagi kesehatan. racun utama yang terdapat pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
semoga sedikit info ini bisa bermanfaat, terutama bagi pengkonsumsi rokok. wassalam.


Jumat, 29 Maret 2013

Keutamaan Basmalah Sebelum Menjalankan Aktivitas

Dalam setiap kesempatan, ketika kita melaksanakan segala aktivitas apapun dan dimanapun, pernahkah kita mengucapkan kata "bismillah" terlebih dahulu sebelum melakukan pekerjaan? pengucapan ini harusnya bukan hanya dilakukan sebelum melakukan pekerjaan saja, karena biasanya pekerjaan selalu dikaitkan dengan pengeluaran energi dan juga konsentrasi yang penuh. dalam rutinitas apapun sebaiknya kita memulainya dengan tak lupa mengucapkan "bismillah" terlebih dahulu. kalau ditelusuri makna dan maksud pengucapan  kata basmalah ini di awal setiap kegiatan, sederhananya basmalah yang lebih lengkapnya lagi "bismillahirrahmanirrahim" yang artinya "dengan menyebut nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang". secara tidak langsung manusia selaku hamba Allah dengan segala kelemahan dan kekuranganya, sudah dengan semestinya meminta pertolongan hanya kepada Allah yang merupakan pemberi kehidupan dan pemilik seluruh alam semesta. dengan segala kerendahan hati dan segala kekurangan diri teruslah meminta diberkati dan di beri kemudahan untuk segala sesuatu atau pekerjaan yang akan dilakukan. tentunya Allah Swt dengan segala kesempurnaanya, yang Maha Rahman dan Maha Rahim, pasti tidak akan membiarkan dengan begitu saja hambanya yang meminta sesuatu dengan bersungguh-sungguh. dengan demikian pengucapan basmalah ini bisa dikatakan pemintaan restu kepada Sang Pencipta agar diberkati kelancaran, kemudahan dan juga kesuksesan.
pengucapan ini pun pernah dilakukan oleh Nabi Nuh a.s. ketika dia naik perahu, Beliau mengucap sebagian dari basmalah: "Biamillah Majraha Wa Mursaha", sehingga Nabi Nuh beserta rombonganya selamat ketika berada dalam perahu dan tidak tenggelam. itu yang dibaca baru sebagian dari kata basmalah, apalagi kalau dibaca dengan lengkap "bismillahhirrahmaanirrahim", niscaya Allah akan melindungi hamba-Nya sepanjang hidup. pengucapan basmalah ini sebagaimana yang disarankan Rasulullah Saw, dalam sabdanya kepada Abu Hurairah: "sekiranya engkau wudlu mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim, malaikat akan terus menerus menuliskan kebaikan bagimu selama engkau wudlu; sekiranya engkau memulai menggauli istri mu dengan ucapan bismillahirrahmaanirrahim, malaikat akan menuliskan kebaikan sampai kamu selesai mandi junub; sekiranya dari pergaulan itu menghamilkan, malaikat akan menuliskan kebaikan bagimu sebanyak tarikan nafas anak itu dan tarikan nafas anak cucunya selama mereka hidup. wahai Hurairah, sekiranya engkau naik kendaraan darat, ucapkan: bismillaahi walhamdulillah, malaikat akan menulis kebaikan bagimu sebanyak langkah kendaraan itu. dan sekiranya engkau naik kendaraan laut, ucapkan: bismillaahi walhamdulillah, malaikat akan mencacat kebaikan bagimu sampai keluar dari kendaraan itu." 
Allah Swt sendiri memulai kitab-Nya yaitu Qur-an yang dalam setiap surah-surahnya dimulai dengan lafal basmalah, yang bermaksud tiada lain untuk memberikan petunjuk kepada kita semua agar terus ingat akan kekuasaan dan kesempurnaan Allah. agar kita terus bersyukur sesuai dengan petunjukNya. agar kita terus mengharap karunia dan pertolongan-Nya dalam segala perbuatan dan tindakan yang tidak dilarang oleh agama ataupun tidak bertentangan dengan hukum manusia. disamping itu Allah Swt memberikan isyarat kepada hamba-hamba-Nya bahwa tiap perbuatan yang tidak dimulai dengan basmalah tidak bermakna apa-apa. segeralah ingat dan ucapkan "bismillahhirrahmaanirrahim" sebelum kita memulai rutinitas sehari-hari agar mendapat berkah dan pahala-Nya.. amiiien..